Laman

Senin, 12 September 2011

CAHAYA MENGHASIKAN DAYA ANGKAT


ahaya Bisa Menghasilkan Daya Angkat

Para ilmuwan menciptakan foil cahaya yang dapat mendorong obyek-obyek kecil ke samping.

Cahaya Bisa Menghasilkan Daya Angkat

Cahaya difungsikan untuk menghasilkan tenaga yang sama yang membuat pesawat udara terbang, seperti yang ditunjukkan oleh studi baru.

Dengan desain yang tepat, aliran seragam cahaya mendorong obyek-obyek yang sangat kecil seperti halnya sayap pesawat terbang menaikkan tubuh pesawat ke udara.

Para peneliti telah lama mengetahui bahwa memukul sebuah obyek dengan cahaya dapat mendorong obyek tersebut. Itulah pemikiran di balik layar surya, yang memanfaatkan radiasi untuk tenaga pendorong di luar angkasa. "Kemampuan cahaya untuk mendorong sesuatu sudah diketahui," tutur rekan peneliti Grover Swartzlander dari Institut Teknologi Rochester di New York, seperti yang dikutip Science News (05/12/10).

Trik baru cahaya lebih menarik dari sebuah dorongan biasa: Hal itu menciptakan tenaga yang lebih rumit yang disebut daya angkat, bukti ketika sebuah aliran pada satu arah menggerakkan sebuah obyek secara tegak lurus. Foil udara atau airfoil menghasilkan daya angkat; ketika mesin memutar baling-baling dan menggerakkan pesawat ke depan, sayap-sayapnya yang dimiringkan menyebabkan pesawat itu naik.

Foil cahaya tidak dimaksudkan untuk menjaga sebuah pesawat tetap berada di udara selama penerbangan dari satu bandara ke bandara lainnya. Namun kesatuan alat-alat yang sangat kecil tersebut boleh digunakan untuk mendayakan mesin-mesin mikro, mentransportasikan partikel-partikel yang sangat kecil atau bahkan membolehkan metode-metode sistem kemudi pada layar surya.

Daya angkat optik merupakan "ide yang sangat rapi", kata fisikawan Miles Padgett dari Universitas Glasgow di Skotlandia, namun terlau dini untuk mengatakan bagaimana efek tersebut boleh dimanfaatkan. "Mungkin berguna, mungkin tidak. Waktu yang akan membuktikan."

Cahaya tersebut dapat memiliki daya angkat yang tak terduga ini dimulai dari sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, Swartzlander mengatakan, "Jika kita mempunyai sesuatu berbentuk sayap dan kita menyinarinya dengan cahaya, apa yang terjadi?" Eksperimen-eksperimen pemodelan menunjukkan kepada para peneliti bahwa sebuah defleksi asimetris cahaya akan menciptakan sebuah daya angkat yang sangat stabil. "Jadi kami pikir lebih baik melakukan satu eksperimen," kata Swartzlander

Para peneliti membuat batangan-batangan sangat kecil berbentuk mirip sayap pesawat terbang, di satu sisi pipih dan di sisi lainnya berliku. Ketika foil-foil udara berukuran mikron ini dibenamkan ke dalam air dan dipukul dengan 130 miliwatt cahaya dari dasar wadah, foil-foil tersebut mulai bergerak ke atas, seperti yang diduga. Namun batangan-batangan tersebut juga mulai bergerak ke samping, arah tegak lurus terhadap cahaya yang datang. Bola-bola simetris sangat kecil tidak menunjukkan efek daya angkat ini, seperti yang ditemukan tim tersebut.

Daya angkat optik berbeda dari daya angkat aerodinamis dengan sebuah foil udara. Sebuah pesawat udara terbang karena udara yang mengalir lebih lambat di bawah sayap-sayapnya menggunakan tekanan lebih besar daripada udara yang mengalir lebih cepat di atas. Namun pada foil cahaya,daya angkat diciptakan di dalam obyek-obyek tersebut ketika sorotan sinar melaluinya. Bentuk foil udara transparan terebut menyebabkan cahaya dibiaskan berbeda-beda tergantung pada tempat cahaya itu lewat, yang menyebabkan pembengkokan sesui momentum sorotan yang menghasilkan daya angkat.

Sudut-sudut daya angkat foil-foil cahaya ini sekitar 60 derajat, menurut temuan tim tersebut. "Kebanyakan benda-benda aerodinamis mengudara pada sudut-sudut yang sangat gradual, akan tetapi hal ini memiliki sudut daya angkat yang luar biasa dan sangat kuat," ujar Swartzlander. "Anda bisa bayangkan apa yang akan terjadi jika pesawat anda mengudara pada 60 derajat -- perut anda akan berada di kaki."

Ketika batangan-batangan itu terangkat, seharusnya tidak jatuh atau kehilangan daya angkat, seperti yang diprediksi. "Sebenarnya benda tersebut bisa menstabilkan diri sendiri," kata Padgett.

Swartzlander mengatakan bahwa dia berharap pada akhirnya bisa menguji foil-foil cahaya tersebut di udara juga, dan mencoba berbagai bentuk serta material dengan berbagai sifat pembiasan. Dalam studi tersebut para penelit menggunakan cahaya infra merah untuk menghasilkan daya angkat tersebut, tapi jenis cahaya lainnya juga bisa, kata Swartzlander. "Yang indah tentang hal ini ialah bahwa benda itu akan berfungsi selama anda memiliki cahaya."

Studi tersebut dipublikasikan di Nature Photonics tanggal 5 Desember.

Semoga hal ini bisa diteliti lebih lanjut dan dikembangkan untuk kebaikan.

PONSEL ANDA MENCERITAKAN TENTANG ANDA


Ponsel Anda Menceritakan Tentang Anda

Dalam dunia forensik hp, orang-orang dalam memiliki nama untuk semua informasi pribadi yang secara sadar maupun tak sadar tersimpan dalam telepon genggam anda. Mereka menyebutnya "sidik jari digital".

Ponsel Anda Menceritakan Tentang Anda

Dengan peralatan yang tepat serta akses langsung ke ponsel anda, siapa saja dapat menyadap rincian pribadi kehidupan anda: sms, foto-foto, tweet, facebook, janjian anda, tempat olahraga favorit anda, atau bahkan apa yang kamu makan semalam.

"Anda bisa mengetahui segalanya tentang seseorang melalui ponselnya," tutur Amber Schroader, pemilik Paraben of Pleasant Grove, Utah, yang membuat perangkat lunak forensik bagi para penyelidik dan masyarakat umum. "Anda dapat melihat video-video YouTube mereka, situs-situs yang mereka jelajahi, gambar-gambar mereka. Orang-orang kecanduan akan telepon genggam mereka, jadi ini merupakan informasi terkini dan paling berharga yang tersedia mengenai seseorang."

Walaupun perusahaan-perusahaan nirkabel dan pihak lainnya telah lama bisa melacak lokasi hp dari jauh, masih belum jelas informasi lainnya yang bisa diakses dari jauh. Akan tetapi para penyelidik forensik telah lama mengetahui bahwa penyimpanan data biografis dapat dikumpulkan ketika mereka memiliki akses langsung ke peralatan-peralatan genggam. Bahkan sebelum penemuan arsip pelacakan lokasi yang diperlihatkan oleh para peneliti minggu ini telah ditemukan pada iPhone, para penyelidik telah mengumpulkan data dari smartphone Apple.

"Kami menganalisa iPhone sejak diluncurkan," kata Christopher Vance, spesialis forensik digital di Marshall University's Forensics Science Center, yang bekerja dengan agensi penegak hukum baik swasta maupun negri di Virginia Barat.

Vance dan laboratoriumnya membantu mengambil data dari iPhone termasuk catatan panggilan, hasil pencarian peta dari aplikasi Google Maps, grafik-grafik yang tersimpan di tembolok peramban, bahkan catatan tentang apa yang telah diketikkan ke papan kunci virtual iPhone.

"Ada banyak sekali informasi penting pada iPhone," tuturnya.

Tak semua orang senang akan betapa gampangnya membuat hp mengungkap rahasianya. Apple telah menghiraukan permintaan terus menerus terhadap komentar akan arsip pelacakan, bahkan ketika para anggota Konggres mulai menanyakan pertanyaan mengapa Apple melacak para pengguna teleponnya dan apa yang dilakukannya terhadap informasi tersebut. Lagi pula para advokat privasi memperingatkan bahwa mengambil data dari hp seseorang tanpa ijinnya merupakan satu langkah turun lagi di jalan yang sudah bermasalah.

"Ini bukan telepon genggam - ini adalah telepon sadap," tutur John M. Simpson, direkturConsumer Watchdog's Privacy Project. "Para konsumen harus memiliki hak untuk mengontrol apakah data mereka dikumpulkan dan bagaimana itu dipergunakan.

"Orang-orang tidak menyadari tentang tambang emas data tentang kehidupan mereka yang ada di dalam hp mereka," tambahnya. "Harus ada proses pembelajaran agar supaya orang-orang akan mulai memahaminya."

Para advokat privasi mengatakan bahwa penyingkapan arsip pelacakan iPhone menggarisbawahi kebutuhan akan hukum dan perundang-undangan baru untuk menentukan jenis dan jumlah informasi yang dapat dikumupulkan peralatan bergerak. Sebagai tambahan terhadap arsip pelacakan iPhone, telah dibuka bahwa iPhone milik Apple dan telepon Android milik Google secara teratur mengirmkan data lokasi ke kedua perusahaan tersebut.

"Saya melihat lereng licin," kata Sharon Goott Nissim, perwakilan privasi konsumen diElectronic Privacy Information Center, sebuah kelompok advokasi konsumen. "Ketika pengumpulan data sudah dilakukan, lebih sulit lagi untuk menghentikan para penegak hukum memperoleh akses terhadapnya. Cara untuk menghentikan ini ialah menghentikan pengumpulan tersebut pertama-tama."

Dari pengalaman selama bertahun-tahun, sekarang para penyelidik telah memiliki pemikiran yang lebih baik daripada pemilik telepon mengenai data apa yang dapat mereka dapatkan secara legal dari telepon para konsumen. Arsip pelacakan lokasi iPhone tersebut "telah terbang di bawah radar untuk sesaat," kata Sean Morrissey, CEO Katana Forensics. "Bagi para penyelidik forensik, itu merupakan hal yang baik. Anda tak ingin menyampaikan pada orang jahat bahwa anda bisa mendapatkan informasi tersebut dari teleponnya.

"Kami tahu sebagian besar data nantinya akan terdapat pada peralatan bergerak," katanya.

Para penyelidik forensik telah lama bisa mengambil daftar koneksi, rekaman panggilan dan pesan singkat dari ponsel. Akan tetapi smartphone seperti iPhone telah secara signifikan meningkatkan jumlah datanya. Bagian tersebut berkaitan dengan bertumbuhnya penggunaan konsumen terhadap peralatan seperti itu dan semakin banyak aplikasi yang tersedia untuk peralatan itu.

Schroader, yang firmanya menawarkan alat pengambilan data forensik senilai $199 yang disebut iRecovery, mengatakan walaupun para penyelidik telah dapat menjelajahi jeroan ponsel selama bertahun-tahun, pertumbuhan kapasitas smartphone berarti perubahan besar dalam jumlah data pribadi sekarang mudah didapatkan.

"Kami telah membuat alat-alat ini yang mendukung iPhone, Windows Mobile dan Android selama bertahun-tahun, namun penyimpanannyalah yang mengubah segalanya," katanya. "Hp jadul anda memiliki penyimpanan beberapa MB. Sekarang kita berada pada tingkat GB, dan akhirnya akan berada pada terabyte. Lebih lagi jika kita bekerja sama dengan penegak hukum, yang menerjemahkannya ke lebih banyak bukti, yang membuat kami semua sangat senang."

Informasi lebih lanjut bisa didapatkan di www.mercurynews.com.

MANFAATKAN TENAGA LISTRIK DI OTAK


Memanfaatkan Tenaga Listrik Otak

Dengan menggunakan teknologi yang memanfaatkan tenaga listrik otak, seorang pasien yang mengalami kelumpuhan suatu hari bisa "memikirkan" kakinya untuk bergerak.

Tenaga Listrik Otak

Para peneliti di Universitas California bagian Neurosains Komputasional telah mengembangkan teknologi yang untuk pertama kalinya memperkenankan para dokter dan ilmuwan untuk secara non invasif mengisolasi dan mengukur aktifitas listrik otak pada orang-orang yang sedang bergerak.

Teknologi ini merupakan komponen kunci sejenis antarmuka komputer otak yang akan memungkinkan eksoskeleton robotik yang dikontrol oleh pikiran pasien untuk menggerakkan anggota badan pasien tersebut, kata Daniel Ferris yang merupakan profesor di School of Kinesiology Universitas Michigan dan penulis makalah yang menjabarkan penelitian tersebut.

"Tentu saja hal tersebut tidak akan langsung terjadi tapi satu langkah menuju situasi di mana hal itu mungkin dilakukan ialah kemampuan untuk merekam gelombang otak ketika seseorang sedang bergerak," kata Joe Gwin yang merupakan penulis pertama makalah tersebut dan seorang lulusan peneliti mahasiswa tingkat doktoral di School of Kinesiologydan Bagian Mekanika Rekayasa. Demikian seperti yang dikutip dari Physorg, Selasa (02/11/10).

Dengan teknologi ini, para ilmuwan dapat menunjukkan bagian-bagian otak yang diaktifkan dan tepatnya kapan bagian-bagian tersebut diaktifkan ketika para subyek bergerak dalam lingkungan alami. Sebagai contoh, ketika kita berjalan, sinyal-sinyal yang berasal dari bagian-bagian tertentu di otak yang berfungsi sebagai pesan akan dikirimkan dari otak menuju otot-otot. Jika para ilmuwan mengetahui di mana impuls otak terjadi, mereka bisa menggunakan informasi letak tersebut untuk mengembangkan berbagai aplikasi. Sebelumnya para ilmuwan hanya bisa mengukur aktifitas listrik otak pada pasien-pasien yang tidak bergerak.

Ferris mengibaratkan pengisolasian aktifitas listrik otak ini seperti menempatkan sebuah mikrofon di tengah-tengah sebuah simfoni untuk membedakan hanya instrumen-instrumen tertentu di wilayah-wilayah tertentu, misalnya obo di kursi pertama, atau biola. Selayaknya dalam sebuah orkestra, ada banyak sumber suara dalam otak yang menghasilkan aktifitas listrik berlebihan, atau derau. Bahkan elektroda itu sendiri menghasilkan derau atau noise ketika bergerak dalam kaitan dengan sumbernya.

Para peneliti mengidentifikasi aktifitas otak yang akan diukur dengan cara melekatkan banyak sensor ke subyek yang sedang berjalan atau berlari pada alat treadmill. Kemudian mereka menggunakan pencitraan resonansi magnetik pada bagian kepala untuk mengetahui dari bagian otak mana aktifitas listrik tersebut berasal. Dengan cara ini, para ilmuwan bisa melokalisasi sumber-sumber aktifitas otak yang ingin diketahui dan mengabaikan aktifitas lain jika tidak berasal dari otak.

Ferris yang juga memiliki posisi di rekayasa biomedis mengatakan ada sekumpulan alasan para ilmuwan bisa melakukan tipe pengukuran ini sekarang ketika hal tersebut tak mungkin dilakukan beberapa tahun lalu. Para kolega di Swartz Center for Computational Neuroscience menemukan alat komputasional untuk melakukan pengukuran secara non invasif pada orang-orang, dan tanpa alat tersebut pengukurannya menjadi sesuatu yang tidak mungkin untuk dilakukan. Kedua kelompok peneliti kemudian berusaha ke depan dan mencoba pengukuran tersebut pada subyek-subyek yang sedang berjalan atau berlari.

Lagi pula, elektroda sudah lebih sensitif dan memiliki sinyal yang lebih baik terhadap rasio derau, katanya.

Pihak militer juga tertarik dengan jenis teknologi ini yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan performa tentara dengan cara memonitor aktifitas otak para tentara di lapangan untuk mengetahui kapan para tentara sedang dalam performa puncak. Teknologi tersebut bisa juga membantu pihak militer memahami bagaimana informasi bisa dengan cara terbaik diberikan dan ditangani oleh para tentara.

Malahan, industri atau organisasi manapun yang tertarik untuk memahami bagaimana otak dan tubuh berinteraksi, bisa mengambil manfaat dengan mengetahui bagaimana otak berfungsi selama melakukan aktifitas yang ditentukan.

"Kami bisa membayangkan otak para pasien dengan jenis gangguan neurologis berbeda, dan kami mungkin bisa menargetkan rehabilitasi kepada kelompok pasien yang menunjukkan gejala-gejala yang sama," tutur Gwin. "Jika kita bisa membayangkan otak tersebut saat menjalani beberapa rehabilitasi ini, kami bisa mendesain perawatan-perawatan yang lebih baik."

Studi ini dipublikasikan di jurnal Frontiers.

http://www.frontiersin.org/human_neuroscience/10.3389/fnhum.2010.00202/abstract

TIDUR BISA MEMPRKUAT INGITAN


Tidur Memperkuat Ingatan Anda

Sebagai manusia, kita menghabiskan sepertiga kehidupan kita untuk tidur. Jadi sudah pasti hal tersebut ada maksudnya. Para ilmuwan menemukan bahwa tidur membantu menggabungkan ingatan, merapikannya dalam otak agar supaya bisa diambil kemudian.

Tidur Memperkuat Ingatan Anda
Foto: picasaweb

Sekarang penelitian baru menunjukkan bahwa tidur juga nampaknya mengorganisir ulang ingatan, mengambil rincian emosional dan mengatur kembali ingatan atau memori untuk membantu anda menghasilkan ide-ide baru dan kreatif, menurut penulis artikel di Current Directions in Psychological Science yang merupakan jurnal Association for Psychological Science.

"Tidur membuat ingatan lebih kuat," kata Jessica D. Payne dari Universitas Notre Dame yang ikut menulis laporan tersebut bersama Elizabeth A. Kensinger dari Boston College. "Tidur juga nampaknya melakukan sesuatu yang saya pikir sangat menarik dan hal tersebut ialah mengorganisir kembali serta merestrukturisasi memori atau ingatan."

Payne dan Kensinger mempelajari apa yang terjadi pada ingatan selama tidur, dan mereka menemukan bahwa seseorang cenderung bergantung pada bagian yang paling emosional dari satu ingatan. Sebagai contoh, jika seseorang ditunjukkan satu pemandangan dengan obyek emosional seperti puing-puing kecelakaan mobil di halaman depan dia cenderung mengingat obyek emosional tersebut daripada obyek lainnya misalnya pohon yang ada di bagian belakang, khususnya jika diuji setelah tidur satu malam. Mereka juga mengukur aktifitas otak selama tidur dan menemukan bahwa bagian-bagian otak yang terlibat dengan penggabungan emosi dan ingatan ternyata aktif.

"Dalam masyarakat kita yang serba cepat, salah satu hal pertama yang tak mendapat perhatian ialah tidur kita," kata Payne. "Saya pikir hal tersebut didasarkan pada kesalahpahaman besar bahwa otak yang tidur tidak melakukan apa-apa." Otak itu sibuk. Tak hanya menggabungkan ingatan, otak juga mengorganisir memori serta memilih informasi yang paling menonjol. Menurutnya ini yang membuat orang-orang memiliki ide-ide kreatif baru.

"Payne melakukan penelitian tersebut dengan sungguh-sungguh. "Saya memberikan kesempatan kepada diri saya untuk tidur selama delapan jam tiap malam. Saya biasanya tidak melakukan hal tersebut sampai saya mulai melihat data saya," katanya. Orang-orang yang mengatakan bahwa mereka akan tidur nanti ketika sudah mati sebenarnya mengorbankan kemampuan mereka untuk memiliki gagasan-gagasan yang baik saat ini, tuturnya. "Kita bisa meloloskan diri dari kekurangan tidur, tapi hal tersebut memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan kognitif kita."

http://www.psychologicalscience.org/index.php/news/releases/sleep-makes-your-memories-stronger.html

LATIHAN FISIK


Latihan Fisik Bantu Anak Kelebihan Berat Berpikir Lebih Baik

Latihan fisik teratur meningkatkan kemampuan anak yang kelebihan berat badan untuk berpikir, merencanakan, dan bahkan pandai matematika, menurut laporan para peneliti Sains Kesehatan Universitas Georgia.

Latihan Fisik Bantu Anak Kelebihan Berat Berpikir Lebih Baik Bahkan Pintar Matematika

Mereka berharap penemuan pada 171 anak yang kelebihan berat badan berumur 7 hingga 11 tahun yang hanya duduk-duduk saja ketika studi itu dimulai, memberikan para guru bukti yang diperlukan untuk memastikan bahwa aktifitas fisik yang penuh semangat merupakan bagian dari setiap hari sekolah, tutur Dr. Catherine Davis, psikolog klinis kesehatan di GHSU's Georgia Prevention Institute dan rekan peneliti studi tersebut diHealth Psychology.

"Saya harap penemuan ini akan membantu mengembalikan kembali pentingnya aktifitas fisik di sekolah-sekolah dalam membantu anak-anak untuk tetap dalam kondisi baik secara fisik dan pintar secara mental," kata Davis. "Anak-anak perlu menjadi aktif untuk mencapai potensi mereka." Demikian seperti yang dikutip dari ScienceDaily (11/02/11).

Untuk mengukur kognisi, para peneliti menggunakan Sistem Penilaian Kognitif danWoodcock-Johnson Tests of Achievement III yang mengukur kemampuan seperti melakukan perencanaan dan keahlian-keahlian akademis seperti matematika dan membaca. Sebagian anak-anak tersebut menerima pencitraan resonansi magnetik fungsional yang menampilkan daerah-daerah yang meningkat atau turun dari aktifitas otak.

Pencitraan resonansi magnetik (PRM) menunjukkan bahwa mereka yang melakukan latihan mengalami peningkatan aktifitas otak di korteks prefrontal yang merupakan wilayah yang terhubung dengan pemikiran rumit, membuat keputusan dan perilaku sosial yang benar, dan penurunan aktifitas di wilayah otak yang berada di belakangnya. Perubahan ke depan nampaknya konsisten dengan lebih cepatnya perkembangan keahlian kognitif, tutur Davis.

Lebih banyak mereka melakukan latihan, lebih baik hasilnya. Hasil tes intelegensi meningkat 3,8 poin bagi mereka yang melakukan latihan 40 menit tiap hari usai sekolah selama tiga bulan dan manfaat lebih kurang bagi mereka yang melakukan latihan 20 menit setiap hari.

Aktifitas di bagian otak mereka untuk fungsi eksekutif juga meningkat pada anak-anak yang melakukan latihan. "Anda hanya belum mengetahui dampak apa yang akan muncul ketika anda meningkatkan kemampuan anak-anak untuk mengendalikan perhatian mereka, untuk berperilaku baik di sekolah, untuk melakukan pilihan yang lebih baik," catat Davis. "Mungkin mereka cenderung akan tinggal di sekolah dan tidak akan mendapat kesulitan."

Peningkatan yang sama terlihat dalam keahlian matematika; yang menarik, tak ada peningkatan ditemukan dalam keahlian membaca. Para peneliti memperhatikan bahwa pencapaian peningkatan matematika luar biasa karena tak ada pelajaran matematika yang diberikan dan menyimpulkan bahwa interfensi lebih lama bisa saja menghasilkan hasil yang lebih baik.

Anak-anak dalam program latihan bermain giat dengan permainan lari, hula hoops dan lompat tali, meningkatkan detak jantung ke 79 persen dari maksimum, yang dianggap penuh dengan energi.

Peningkatan kognitif cenderung muncul dari rangsangan otak yang datang dari pergerakan ketimbang berasal dari peningkatan kardiovaskuler, seperti peningkatan suplai darah dan oksigen, kata Davis. "Anda tidak dapat menggerakan tubuh anda tanpa otak."

Para peneliti berhipotesa bahwa aktifitas fisik yang sedemikian bersemangat mendukung pengembangan sistem otak yang mendasari kognisi dan perilaku. Studi hewan menunjukkan bahwa aktifitas aerobik meningkatkan faktor-faktor pertumbuhan agar otak mendapatkan lebih banyak pembuluh darah, lebih banyak neuron dan lebih banyak koneksi antar neuron. Studi pada orang dewasa yang lebih tua menunjukkan bahwa latihan fisik menguntungkan otak dan penelitian yang dilakukan oleh Davis memperluas sains tersebut pada anak-anak dan kemampuan belajar mereka di sekolah.

ES PERLAMBAT PENYEMBUHAN


Es Perlambat Penyembuhan Cedera

Menaruh es pada bagian yang cedera misalnya pergelangan yang terkilir bisa memperlambat penyembuhan, menurut penelitian baru.

Es Memperlambat Penyembuhan Cidera
Menaruh es pada bagian cidera - Foto: Flickr

Selama bertahun-tahun orang diajarkan untuk mendinginkan memar atau otot yang terkilir untuk mengurangi pembengkakan, akan tetapi untuk pertama kalinya para peneliti sekarang telah menemukan bahwa hal tersebut dapat memperlambat penyembuhan karena mencegah pelepasan hormon kunci perbaikan.

Penemuan ini mengesampingkan kearifan konvensional yang mengatakan bahwa pembengkakan mesti dikontrol untuk mendorong penyembuhan dan mencegah rasa sakit.

Hal ini bisa juga mengarahkan kepada terapi-terapi baru bagi cedera-cedera otot yang menyebabkan peradangan.

Penelitian tersebut yang dipublikasikan di jurnal Biologi Eksperimental the Federation of American Societies menunjukkan bahwa peradangan otot setelah cedera akut sangat penting bagi perbaikan.

Profesor Lan Zhou beserta para koleganya di Pusat Penelitian Neuroinflamasi di Klinik Cleveland yang berlokasi di Ohio menemukan bahwa sel-sel yang meradang menghasilkan tingkat tinggi hormon yang disebut insulin-like growth factor-1 (IGF-1) yang secara signifikan meningkatkan rasio regenerasi otot. Demikian sebagaimana yang dikutip dari Telegraph, Selasa (26/10/2010).

Dalam studi tersebut, para peneliti mempelajari dua kelompok tikus. Kelompok pertama secara genetik direkayasa agar mereka tidak dapat membentuk respons peradangan ke bagian yang cedera. Kelompok yang kedua ada dalam kondisi normal.

Semua tikus kemudian disuntik dengan barium klorida untuk menyebabkan cedera otot.

Kelompok tikus pertama tidak sembuh, tapi tubuh tikus-tikus kelompok kedua memperbaiki cedera tersebut.

Ketika mereka mempelajari jaringan otot, mereka melihat bahwa tikus yang sehat menghasilkan IGF-1 dengan tingkat tinggi dalam jaringan yang meradang.

Prof Zhou mengatakan: "Kami berharap bahwa penemuan kami mendorong penelitian lanjut untuk membedah fungsi berbeda yang diperankan oleh peradangan jaringan dalam latar klinis, agar kita bisa menggunakan pengaruh positifnya dan mengontrol pengaruh negatif peradangan jaringan."

Penemuan ini bisa mengubah seberapa banyak pengawasan terhadap pasien diperlukan ketika obat-obatan keras anti peradangan diberikan dalam waktu yang lama.

Gerald Weissmann yang merupakan editor jurnal Biologi Eksperimental mengatakan: "Agar cedera bisa sembuh, kita perlu peradangan terkontrol, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Studi ini melewati jalan yang panjang untuk memberitahukan kita mengapa insulin-like growth factor serta material-material lainnya yang dilepaskan oleh sel-sel yang meradang bisa membantu cedera mencapai kesembuhan."

http://www.fasebj.org/cgi/content/abstract/fj.10-171579v1

CINTA PENGOBAT RASA SAKIT


Cinta Adalah Obat Penghilang Rasa Sakit

Percintaan romantis yang dalam seperti obat yang sama efektifnya dengan morfin dan jenis penghilang rasa sakit lainnya, kata para ilmuwan.

Cinta Sebagai Obat Penghilang Rasa Sakit

Perasaan cinta yang dipicu oleh gejolak awal suatu hubungan memblokir rasa sakit fisik seperti cara kerja obat penenang atau penghilang rasa sakit, menurut penelitian.

Para ilmuwan di A.S. menguji teori tersebut pada 15 orang mahasiswa dan mahasisiwi yang berada dalam tahap awal percintaan.

Mereka diperlihatkan foto-foto pasangan mereka sementara alat penghantar panas yang dikendalikan komputer yang ditempatkan pada telapak tangan mereka memberikan rasa sakit dengan dosis ringan.

Pada waktu yang sama, otak para partisipan tersebut dipindai dengan alat pencitraan resonansi magnetik fungsional.

Studi tersebut menunjukan bahwa perasaan cinta yang dipicu dengan melihat foto seseorang yang dicintai berfungsi sebagai penghilang rasa sakit yang sangat manjur.

Memfokuskan pada foto seorang kenalan yang menarik ketimbang pasangan hubungan, tidak memberikan manfaat yang sama.

Hasil pemindaian mengungkapkan bahwa pengaruh cinta bisa dibandingkan dengan morfin atau kokain yang keduanya menargetkan pada "pusat-pusat penghargaan" otak.

Dr. Sean Mackey yang merupakan pemimpin penelitian itu dan kepala Divisi Pengelolaan Rasa Sakit di Pusat Medis Universitas Stanford di California, seperti yang dilansir olehTelegraph mengatakan: "Ketika orang-orang berada dalam tahap cinta yang penuh gairah dan sangat kuat, ada perubahan-perubahan signifikan pada suasanan hati mereka yang berdampak pada pengalaman rasa sakit mereka."

"Kita mulai menggoda sistem-sistem penghargaan otak dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi rasa sakit."

"Sistem tersebut merupakan sistem yang sangat dalam dan tua pada otak kita yang melibatkan dopamin yaitu neurotransmiter primer yang mempengaruhi suasana hati, penghargaan dan motivasi."

Para ilmuwan merekrut mahasiswa dan mahasiswi Standford yang berada dalam sembilan bulan pertama hubungan romantis.

"Kami sengaja memfokuskan pada tahap awal cinta yang menggelora," kata Dr. Mackey."

"Kami tidak secara khusus mencari hubungan yang lama dan lebih matang."

"Kami menginginkan subyek-subyek yang merasakan euforia, bersemangat, secara obsesif memikirkan orang yang dicintai, mengharapkan kehadiran mereka."

"Ketika cinta yang menggelora digambarkan seperti ini, dalam aspek tertentu kedengarannya seperti kecanduan, ketagihan atau adiksi."

"Kami pikir mungkin ini memang melibatkan sistem otak yang sama seperti yang terlibat dalam kecanduan-kecanduan yang sangat berhubungan dengan dopamin."

Dopamin merupakan salah satu bahan kimia otak yang mengirimkan sinyal-sinyal antar sel saraf atau neuron.

Pusat sistem penghargaan otak membantu kita "merasa nikmat" ketika menikmati pengalaman yang menyenangkan.

Jalur-jalur dopamin sangat dekat berhubungan dengan kecanduan dan penghilangan rasa sakit yang distimulasi oleh morfin dan obat-obatan opioid atau analgesik lainnya.

Penelitian itu menemukan bahwa aktivitas pengalihan asosiasi kata juga mereduksi rasa sakit tapi dengan cara berbeda.

Para partisipan diberikan tantangan mental seperti memikirkan olahraga tanpa bola untuk membawa pikiran mereka menjauh dari rasa sakit.

Tujuannya ialah untuk memastikan bahwa cinta tidak berfungsi hanya sebagai pengalihan atau distraksi.

Para ilmuwan menemukan bahwa baik cinta maupun pengalihan melawan rasa sakit tapi mereka bekerja pada jalur-jalur otak yang sangat berbeda.

Dr. Jarred Younger, rekan peneliti yang juga dari Standford mengatakan: "Analgesia yang distimulasi oleh cinta lebih banyak berhubungan dengan pusat penghargaan otak."

"Hal tersebut nampaknya melibatkan aspek-aspek otak yang lebih primitif yang mengaktifkan struktur dalam yang memblokir rasa sakit pada tingkat spinal (berhubungan dengan tulang belakang) yang mirip dengan cara kerja analgesia opioid."

DARI ASIA KE AFRIKA


Nenek Moyang Manusia Dari Asia Ke Afrika

Nenek moyang manusia sebenarnya bukan berasal dari Afrika, klaim para ilmuwan setelah menemukan bahwa pendahulu manusia tersebut bisa saja melakukan perjalanan dari Asia.

Nenek Moyang Manusia

Meskipun secara luas diterima bahwa manusia berevolusi di Afrika, sebenarnya pendahulu pertamanya mungkin menduduki benua tersebut setelah berkembang di tempat lain, menurut penelitian tersebut.

Klaim tersebut dibuat setelah suatu tim peneliti mengeluarkan dari perut bumi fosil-fosil antropoid yang merupakan kelompok primata termasuk manusia, kera dan monyet di Dur At-Talah, Libya. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Rabu (27/10/10).

Para paleontolog menemukan bahwa di antara fosil-fosil berumur 39 juta tahun tersebut ada tiga jenis famili primata antropoid yang semuanya hidup di wilayah itu kira-kira pada waktu yang sama.

Hanya sebagian kecil antropoid manapun yang diketahui ada di Afrika selama periode ini yang dikenal sebagai zaman Eosen.

Hal ini bisa menunjukkan jarak yang sangat besar pada catatan fosil Afrika yang mungkin hanya memberikan petunjuk tentang jumlah penelitian arkeologi yang dilakukan di wilayah tersebut, kata para ilmuwan, atau spesies tersebut menduduki Afrika dari benua lain pada waktu itu.

Karena evolusi tiga spesies tersebut memakan waktu yang sangat lama, ditambah lagi dengan kekurangan catatan fosil di Afrika, tim peneliti tersebut menyimpulkan bahwa Asia kemungkinan besar merupakan tempat asalnya.

Seperti yang ditulis di jurnal Nature, para ahli mengatakan bahwa mereka meyakini migrasi dari Asia merupakan teori yang paling masuk akal.

Christopher Beard dari Museum Sejarah Alam Carnegie di Pittsburgh mengatakan: "Jika gagasan kami benar, kolonisasi awal Afrika oleh antropoid ini merupakan peristiwa yang benar-benar penting yang merupakan salah satu titik kunci dalam sejarah evolusioner kita.

"Pada waktu itu, Afrika merupakan sebuah benua pulau; saat para antropoid ini muncul, tak ada sesuatu pun di pulau tersebut yang bisa menandingi dengan mereka.

"Hal tersebut membawa pada suatu periode pembedaan evolusioner yang sukses di antara para antropoid, dan salah satu garis silsilah tersebut menghasilkan manusia.

"Jika nenek moyang antropoid pertama kita tidak sukses bermigrasi dari Asia ke Afrika, kita tidak akan ada."

Dia menambahkan: "Situs fosil baru yang luar biasa ini di Libya menunjukkan kepada kami bahwa di pertengahan Eosen yaitu 39 juta tahun lalu, ada kebinekaan mengagumkan dari para antropoid yang tinggal di Afrika, mengingat hanya sebagian kecil antropoid yang diketahui berasal dari Afrika sebelum waktu tersebut.

"Kemunculan mendadadak kebinekaan seperti itu menunjukkan bahwa antropoid-antropoid tersebut mungkin menduduki Afrika dari tempat lain.

"Tanpa bukti lebih awal di Afrika, saat ini kami mencarinya ke Asia sebagai tempat hewan-hewan ini pertama kali berkembang."

http://www.nature.com/nature/journal/v467/n7319/full/nature09425.html

EKOR MENJADI KUNCI KECEPATAN


Ekor T-Rex, Kunci Kecepatan & Kemampuan Memburunya

T-rex sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan seekor pemakan bangkai lamban zaman Krateseus yang ekor panjangnya hanya berfungsi sebagai penyeimbang berat bagian depan kepalanya yang besar.

T-Rex
Foto: Wikimedia

Kemampuan atletis T-rex (serta bagian belakangnya) direkonstruksi oleh Scott Persons yang merupakan lulusan Universitas Alberta. Penelitian luasnya menunjukkan bahwa otot ekor yang sangat kuat menjadikan karnivora raksasa tersebut salah satu pemburu tercepat di masanya.

Seperti yang dikutip Science Blog (15/11/10), Persons mengatakan, "bertentangan dengan teori-teori sebelumnya, T-rex menyimpan lebih dari sekadar rongsokan di ekornya."

Persons yang menggeluti bidang paleontologi tersebut memulai penelitiannya dengan membandingkan ekor reptil modern seperti buaya dan biawak komodo dengan ekor T-rex. Dari semua hewan dalam penelitiannya, Persons menemukan bahwa otot terbesar di bagian ekor melekat pada tulang kaki bagian atas. Otot kaudofemoralis ini menyediakan tenaga gerak yang memungkinkan pergerakan cepat ke arah depan.

Namun, Persons menemukan bahwa T-rex memiliki satu perbedaan penting pada struktur ekornya.

Ekor T-rex maupun hewan modern lainnya diberi bentuk serta kekuatan oleh tulang-tulang rusuk yang melekat pada tulang punggung. Persons menemukan bahwa tulang-tulang rusuk pada ekor T-rex terletak lebih ke bagian atas ekor tersebut. Hal tersebut menyisakan lebih banyak ruang pada bagian bawah ekor untuk perkembangan dan pembesaran otot kaudofemoralis. Tanpa tulang-tulang rusuk yang membatasi ukuran otot kaudofemoralis, otot tersebut menjadi pembangkit tenaga kuat yang memungkinkan T-rex berlari.

Pengukuran luas oleh Persons terhadap tulang-tulang T-rex serta pemodelan komputer menunjukkan bahwa penaksiran sebelumnya terhadap massa otot dinosaurus ditaksir lebih rendah sekitar 45 persen.

Hal tersebut menyebabkan para peneliti T-rex sebelumnya meyakini bahwa hewan tersebut kekurangan massa otot yang diperlukan untuk berlari yang oleh karenanya membatasi kemampuan memburunya. Kekurangan kecepatan membatasi peran T-rex hanya sebagai hewan pemakan bangkai saja yang hanya mampu bertahan hidup dengan cara memakan hewan yang dibunuh oleh predator lainnya.

Untuk hal kecepatan T-rex persisnya, para peneliti mengatakan bahwa hal tersebut sulit diukur, tapi Persons mengatakan bahwa hewan tersebut sepertinya bisa mengejar dan menangkap hewan lainnya dalam ekosistemnya.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Anatomical Record

MAMALIA TUMBUH BESAR


Mamalia Tumbuh Besar Setelah Dinosaurus Punah

Para peneliti menunjukkan bahwa punahnya dinosaurus 65 juta tahun lalu memberi jalan bagi mamalia untuk menjadi lebih besar sekitar seratus kali lipat dari ukuran sebelumnya.

Mamalia Tumbuh Besar Setelah Dinosaurus Punah

Penelitian ini merupakan yang pertama menunjukkan pola baru peningkatan ukuran tubuh mamalia setelah kepunahan dinosaurus.

"Pada dasarnya dinosaurus lenyap dan seketika itu tak ada yang lain memakan tumbuh-tumbuhan. Itu merupakan sumber makanan lepas dan mamalia mengambil kesempatan tersebut dan akan lebih efisien lagi menjadi seekor herbivora jika memiliki tubuh besar," kata rekan penulis makalah Dr. Jessica Theodor yang merupakan profesor di Bagian Sains Biologi di Universitas Calgary, seperti yang dilansir oleh EurekAlert (25/11/10).

Ibu Theodor mengatakan bahwa sebagaimana mengkonfirmasi pertumbuhan dramatis ukuran mamalia setelah punahnya dinosaurus, studi tersebut menunjukkan bahwa ekosistem mampu memulihkan diri cukup cepat.

"Dinosaurus punah 65 juta tahun lalu, dan dalam waktu 25 juta tahun sistemnya dikembalikan kepada maksimum baru dalam hal ukuran tubuh hewan-hewan yang ada pada waktu tersebut. Waktu yang dibutuhkan tersebut secara geologi cukup pendek," katanya. "Hal tersebut merupakan evolusi yang cepat."

Ibu Theodor mengatakan bahwa mamalia tumbuh dari ukuran maksimum sekitar 10 kg ketika hidup bersama dinosaurus menjadi maksimum 17 ton sesudahnya.

"Tak ada yang pernah menunjukkan bahwa pola ini benar-benar ada. Orang-orang berbicara tentangnya tapi tak ada seorang pun yang mundur ke dalam waktu dan melakukan kalkulasi matematika," kata ibu Theodor sebagai salah satu dari 20 peneliti internasional yang mengerjakan studi tersebut.

Para peneliti tersebut melalui setiap periode waktu untuk mencari yang terbesar di antara berbagai kelompok mamalia lalu memperkirakan massa tubuh hewan tersebut.

Untuk mendokumentasikan seberapa besar pertumbuhan mamalia setelah "berkurangya kompetisi" karena kepunahan dinosaurus, para peneliti mengumpulkan data tentang ukuran maksimum kelompok-kelompok utama mamalia darat di setiap benua, termasukPerissodactyla yaitu hewan berkuku ganjil seperti kuda dan badak; Proboscidea yang termasuk gajah, mamut dan mastodon; Xenarthra, pemakan semut, kungkang pohon, dan armadillo; begitu juga dengan sejumlah kelompok lain yang punah.

Hasilnya memberikan petunjuk seperti faktor apa yang membatasi ukuran mamalia di darat; jumlah ruang yang tersedia untuk masing-masing hewan dan iklim di tempat mereka tinggal. Semakin dingin iklimnya semakin besar mamalia tumbuh karena hewan yang berukuran besar menyimpan panas dengan baik. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa tak ada satu kelompok mamalia mendominasi golongan ukuran terbesar karena sebenarnya mamalia terbesar termasuk pada kelompok-kelompok berbeda sepanjang ruang dan waktu.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Science.

http://www.sciencemag.org/content/330/6008/1216.abstract

SPESIES BARU KATAK


Spesies Baru Katak (Amfibi)

Spesies baru katak ditemukan ketika dalam perburuan mencari katak yang hilang di hutan hujan Kolombia.

Spesies Baru Katak (Amfibi) Ditemukan di Kolombia
Foto: Conservation International

Para ilmuwan menemukan spesies baru katak berparuh (jenis Rhinella) ketika sedang dalam ekspedisi amfibi di Kolombia. Pewarnaan katak tersebut mengkamuflasekannya di atas daun di dasar hutan tersebut di mana hewan itu bertelur dan menetas langsung menjadi anakan katak tanpa tahap berudu.

Kabar baik dalam dunia kodok dan katak akhirnya datang setelah para ilmuwan dalam sebuah ekspedisi amfibi di hutan hujan Kolombia menemukan 3 spesies baru termasuk katak berparuh kecil. Katak kecil tersebut yang panjangnya berukuran 2 cm atau lebih kurang, merupakan anggota jenis Rhinella yang merupakan kerabat dekat dari katak raksasa cane yang bisa tumbuh hingga ukuran 28 cm. Pewarnaan yang tidak terang dari katak berparuh yang baru teridentifikasi ini mungkin mengkamuflasekannya di dasar hutan tempat hewan tersebut meletakkan telur-telurnya. Anehnya, katak berparuh tersebut nampaknya melompati tahap berudu dan langsung menetas menjadi anakan katak, menurut laporan para ilmuwan dari Conservation InternationalIUCN Amphibian Specialist GroupGlobal Wildlife Conservation, dan Fundación ProAves. Demikian seperti yang dilansir oleh Science News (19/11/10).

Sebuah spesias baru katak roket sejenis katak panah yang termasuk dalam jenisSilverstonei juga teridentifikasi untuk pertama kalinya. Para peneliti hanya bisa melaporkan bahwa katak tersebut memiliki mata merah dan hidup di hutan hujan dataran tinggi Chocó montane.

Penemuan tersebut merupakan kejutan menyenangkan karena berita tentang amfibi agak suram belakangan ini: Populasi katak dan kodok secara global menurun yang disebabkan oleh infeksi jamur, polusi serta ancaman lainnya. Namun tujuan utama ekspedisi tersebut ialah untuk menemukan katak berparuh Mesopotamia yang merupakan mahluk yang sudah lama sekali tak terlihat sehingga para ilmuwan khawatir jangan-jangan tak ada lagi yang tersisa. Sekalipun demikian, katak berparuh tersebut harus terlihat.

KACA HELM LINDUNGI TENTARA DARI LEDAKAN


Kaca Helm Lindungi Tentara dari Ledakan

Helm militer yang digunakan saat ini masih memberikan akses bagi daya ledakan untuk melakukan penetrasi melalui wajah. Menambahkan kaca helm pada helm standar militer, bisa membantu melindungi tentara dari cedera otak.

Kaca Helm Bisa Melindungi Tentara dari Ledakan
Helm Standar Tentara - Foto: FreeFoto

Penelitian baru yang memodelkan bagaimana gelombang kejut (shock wave) melewati kepala menemukan bahwa penambahan pelindung wajah bisa membelokkan porsi substansial ledakan yang jika tanpa pelindung tersebut akan dengan mulus menjangkau otak.

Studi ini merupakan bagian dari sejumlah besar penelitian baru untuk menghentikan cedera otak traumatis. Diperkirakan 1,5 juta orang Amerika menderita cedera otak traumatis ringan setiap tahun, dan hampir 200.000 anggota tentara terdiagnosa menderita cedera tersebut sejak tahun 2000, menurut Armed Forces Health Surveillance Center di Silver Spring, Maryland. Walaupun tubrukan langsung seperti membenturkan kepala jelas-jelas dapat mencederai otak, daya yang berlangsung ketika bahan peledak mengirimkan gelombang kejut melalui kepala lebih sulit untuk dikarakterisasikan.

Dalam studi tersebut, para peneliti yang dipimpin oleh Raúl Radovitzky dari MIT’s Institute for Soldier Nanotechnologies menciptakan model komputer terperinci kepala manusia termasuk lapisan lemak dan kulit, tengkorak, serta berbagai jenis jaringan otak. Tim tersebut memodelkan gelombang kejut dari sebuah ledakan yang diledakkan tepat di depan wajah dalam tiga kondisi: dengan kepala telanjang, dilindungi oleh helm yang sekarang digunakan dalam pertempuran, dan dilindungi oleh helm tersebut dengan tambahan pelindung wajah polikarbonat.

Hasilnya menunjukkan bahwa helm yang digunakan saat ini oleh pihak militer tidak memperburuk kerusakan seperti yang ditunjukkan oleh beberapa penelitian sebelumnya. Akan tetapi setidaknya dalam hal perlindungan dari ledakan, helm tersebut juga tidak banyak membantu. Penambahan pelindung wajah akan memperbaiki beberapa masalah, menurut laporan tim tersebut.

"Pelindung wajah banyak perperan dalam membelokkan daya dari gelombang ledakan dan tidak membiarkannya secara langsung menyentuh jaringan lunak," kata Radovitzky. "Kami tidak mengatakan bahwa ini merupakan desain terbaik bagi pelindung wajah, tapi kami mengatakan kita perlu melindungi wajah."

Untuk memvalidasi model tersebut, para peneliti di MIT dan di mana pun juga harus melakukan eksperimen di dunia nyata. Akan tetapi karya tersebut menunjukkan kelemahan utama pada helm yang digunakan saat ini.

"Helm ini tidak didesain untuk menghentikan tekanan gelombang dan tidak didesain untuk menghentikan peluru," tutur Albert King yang merupakan direktur Bioengineering Center diWayne State University Detroit. "Seperti halnya helm American football tidak didesain untuk menghentikan geger otak tapi untuk menghentikan fraktur atau keretakan tengkorak."

Mendesain helm yang tahan ledakan membutuhkan pengetahuan lebih baik tentang apa yang terjadi dalam otak ketika disapu oleh ledakan. Para tentara yang mengalami ledakan acapkali menggambarkan angin atau gelombang yang membuat mereka melihat bintang-bintang. "Saya pusing," merupakan laporan yang biasa didengar.

Cedera otak traumatis "ringan" yang diakibatkan, tidak menyebabkan kehilangan kesadaran jangka panjang, dan pemindaian otak memperlihatkan hasil normal. Akan tetapi melabelkan cedera ini sebagai cedera ringan merupakan istilah yang tidak cocok, kata Douglas Smith yang merupakan direktur Center for Brain Injury and Repair di Universitas Pennsylvania di Philadelphia.

"Bukan ringan; terminologi itu membuat orang tersesat," tutur Smith. "Hal tersebut merupakan sesuatu yang serius yang bisa menyebabkan disfungsi berat."

Smith beserta para koleganya mengerjakan sensor yang bisa ditempatkan dalam helm atau kendaraan dan seperti alat pendeteksi radiasi yang dipakai oleh para pekerja di pabrik nuklir akan mengindikasikan eksposur terhadap daya ledakan yang dapat menyebabkan cedera otak. Sensor tersebut digambarkan dalam sebuah makalah yang akan diterbitkan di NeuroImage.

Walaupun sebuah sensor mengindikasikan eksposur terhadap daya ledakan, masih belum jelas bagaimana tepatnya daya tersebut menyebabkan trauma otak. Dalam kondisi sehari-hari, otak secara gampang dapat menahan sedikit tubrukan. "Jatuhkan diri anda ke kursi maka otak anda akan bergoyang seperti gel agar-agar," ujar Smith. Namun dalam kecepatan yang sangat tinggi, sel-sel otak bukannya melonggar tapi bisa retak dan pecah seperti kaca.

Efek jangka panjang dari sel-sel otak yang rusak ini sebagian besar tidak diketahui. Di samping sakit kepala kronis, pusing dan kesulitan mengingat kata-kata, penelitian menunjukkan bahwa ketika otak lumpuh walau hanya beberapa menit, cenderung menimbulkan depresi.

Scott Matthews yang merupakan seorang psikiater di Universitas California, San Diego, yang mempelajari cedera otak traumatis ringan pada para veteran, memperhatikan bahwa kausalitas tidak dapat dipastikan. Akan tetapi pada para tentara yang pernah terlibat dalam pertempuran, dia melihat depresi dua kali sesering pada orang-orang dengan cedera otak traumatis.

"Ada bukti yang kian banyak bahwa kehilangan kesadaran bisa mengubah otak," kata Matthews.

Membongkar penyebab serta efek dan mendesain eksperimen untuk menjelaskan cedera otak traumatis serta akibat buruknya tetap sangat menantang. Lagi pula menerjemahkan temuan-temuan signifikan tersebut ke dalam kebijakan yang berarti bisa sama sulitnya. Bahkan mengimplementasikan sesuatu yang sesederhana helm dengan pelindung wajah memiliki permasalahan, kata Smith.

"Bagaimana anda menyebarkan sesuatu yang seperti itu?" katanya. "Ada hal-hal praktis seperti masalah temperatur dan kemudian ada keinginan para tentara bisa bertemu dan bersalam-salaman di pedesaan tanpa terlihat seperti orang luar angkasa."

Penelitian tersebut dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences.

http://www.pnas.org/content/early/2010/11/15/1014786107.abstract

KUMPULAN PUISI


PUISI TUK TEMAN

Bagaimana kau akan tahu
Bagaimana kau akan tahu
Segala perasaan yang membebaniku
Sedang jarak memisahkan aku denganmu

Bagaimana kau akan tahu
Bahwa aku disini begitu mengingatmu
Sedang kita tak pernah berkata.

Bagaimana kau akan tahu
Hatiku tak mampu berpaling
Sedang dirimu selalu merasa ragu

Bagaimana....

MEMORY

RINDU
tuk kaka Itho,aswin...teman2 kohati

Kawan...janganlah katakan
Bahwa aku melarikan diri dari perjuangan
Sesungguhnya aku baru memulainya

Di kejauhan aku merasa tersiksa
Suka-duka yang aku lewati sendirian
Tak akan bisa tergantikan
Dan tak seindah selain bersama kalian

Aku rindu tuk menyelimuti para kader Kohati
Dikala malam saat mereka terlelap
Rindu kemarahan dan air mata para kader ikhwan
Karena aku selalu dituduh mencipta masalah.

Kepergianku untuk menjauh dari kalian
Bukan karena aku membawa masalah
Sungguh...apa yang ku lakukan demi kebahagiaan keluarga
Meskipun mempengaruhi sebuah eksistensi.

Kawan...
Ber-HMI harus ikhlas dan sabar
Dan dengan niatan tulus dan suci tanpa tendensi
Seandainya..kalian menghadapi suatu masalah
Anggaplah itu adalah bunga romantisme
Ritmes dari suatu perjuangan

Janganlah tak ada sapa
Janganlah tak ada senyum
Janganlah ada kata melarikan diri dari sekret
Dan...
Janganlah ada kata pengunduran diri
Meskipun telah terjadi konfrensi luar biasa.


PUISI

SEPUTIH HATI
untuk mu
saat ini aku akan pergi jauh.
demi kerinduanku yang semakin sangat..
demi sebuah pengabdian.
pada ayah bunda

jujur aku akui
aku masih mengingatmu...

Dan...
aku tak akan bisa melupakanmu.
Dan...yakinlah
aku akan menunggumu di dermaga.

ENTAH.

ENTAH...

Entah...
Dalam dekapan rasa
Untuk berapa kali aku duduk di sini.
Entah...
Dalam dekapan rindu.
Berapa kali lagi aku akan di sini.
Saat ini...
Dengan segala asa.
Masih duduk di dermaga tua ini.
Entah...sampai kapan aku di sini
Mungkin...ya...mungkin.
Sampai tidak ada lagi dermaga
Di kota ini.
Entahlah...


PUISI TUK SAHABAT

IKRAR
tuk yg dah nikah "La-ro-se"

Mega bertebaran di langit jingga sore itu.
Senandung kata bernada terbawa angin
Yang menari di sela reranting.
Bersuara merdu bak perindu merindu.

Wajah manis duduk di altar ketermanguan.
Menikmati penantian dalam kesendirian.
Mencari asa yang masih tertinggal di antara realitas.
Mungkinkah harap itu menjadi nyata.
Wujudkan impian dalam khayal.

Bilakah dermaga hidup terlabuhi.
Menukar sunyi dalam kegaduhan.
Menghadirkan keriangan dalam keramaian.
Menjadikan senandung cinta dari pencinta
Lebih bermakna...

Tarian waktu yang tak terhenti.
Berkuasa membawa diri pada masa dan ruang kepastian.
Musim semi itu akhirnya terjemput.
Pijar-pijar bahagia bergelayut di taman sang pencinta.
Menyesakan dada hingga tak mampu berkata

Ikrar suci yang terlantun.
Menjadi saksi cinta abadi


RENUNGAN SAHABAT

HMI-KU

HMI-ku...
Terkadang dianggap tak mempunyai arah yang jelas
Hanya berlindung di balik syariat
Tak terinternalisasi nilai-nilai Islam dalam diri kader
Nilai-nilai Islam semakin tereduksi.

HMI-ku...
Mengapa gerakan lain hanya dengan semangat wahyu dan doktrinal
mampu bertahan sedangkan kita tak bisa?
Bukankah kita telah memiliki ciri-ciri gerakan ideal
Memiliki konsep teologi,kosmologi,epistemologi,sosiologi dan eskatologi.
Ataukah pragmatisme menjangkit pada diri kita
Hingga terkadang meruntuhkan nilai-nilai persaudaraan
Ataukah tak mampu menemukan makna persaudaraan di HMI

Sahabatku...
Rasa individualisme telah menempa diri kita
Bukankah kita ingin membentuk kebersamaan
Bukankah kebersamaan adalah kunci suatu perubahan
Individu tak bisa berbuat tanpa masyarakat
Mungkinkah konsep idealitas HMI tidak jelas
Sedang hedonisme sudah ada di tubuh HMI
Meski dilingkupi oleh syariat.

Sahabatku...
Mungkinkah tidak terjadi reorientasi kesempurnaan diri
Ataukah menganggap kesempurnaan diri tidak prinsipil
Hingga kebanyakan kita tidak bersikap arif
Ataukah kita tidak melakukan pembiasaan
Sedang kultur terbentuk dari pembiasaan

HMI-ku...
Perkaderan kita adalah perkaderan profetis
Perkaderan para nabi
Membentuk kader yang selalu ditempa masalah
Menjadikan sosok pendamba kelelahan
Hingga masalah menjadi suatu hal yang lumrah.

Sahabat...
Bukankah masalah yang kita hadapi
Adalah bagian terkecil dari penderitaan nabi
Bukankah para nabi memiliki kebesaran jiwa
Menanggung segala penderitaan alam,manusia dan binatang.

Ketika kita sudah beribadah
Lalu ditempa musibah
Mungkin ada ibadah yang belum terlaksanakan
Apakah pantas kita menyesal
Sedangkan bagi orang beriman tak akan mengenal kata penyesalan
Sebelum bertindak telah difikirkan secara matang

Sahabat...
Andai saja kalian tahu
Setiap butiran keringat yang mengalir di tubuh kita
Butiran kristal bening di sudut mata
Adalah bagian dari kenikmatan spiritual.






MENANAM POHON INVESTASI MASUK SURGA


Menanam pohon sebagai investasi tiket masuk surga bukan kalimat yang berlebihan. Dengan menanam pohon tanpa kita sadari kita pun telah menanam investasi jangka panjang untuk memperoleh tiket masuk surga. Bahkan ketika kita telah meninggal pun pahala dari menanam pohon ini (insa Allah) akan terus mengalir.
Sebatang pohon yang ditanam dan dirawat hingga tumbuh akan memberikan manfaat yang besar. Bukan hanya untuk orang yang menanam pohon saja namun juga kepada orang-orang di sekitar pohon. Bahkan kepada berbagai makhluk dan organisme lainnya.
Sebagian kecil manfaat dari sebatang pohon di antaranya adalah:
  • Pohon menghasilkan oksigen. Rata-rata sebatang pohon mampu menghasilkan oksigen hingga 1,2 kg perhari. Bahkan sebatang pohon trembesi mampu menghasilkan 78 kg O2 perharinya (28,48 ton/tahun). Padahal seorang manusia rata-rata menghirup 0,5 kg O2 perharinya. Berapa banyak manusia dan hewan yang terbantu dari sebatang pohon?.
  • Akar pohon menyerap air hujan ke tanah, mencegah air meluap menjadi banjir saat musim penghujan dan mengikat air sehingga menjadi cadangan air tanah yang dapat digunakan hingga musim kemarau. Setiap orang membutuhkan air untuk minum dan aneka kebutuhan lainnya termasuk untuk bersuci (wudlu).
  • Pohon menghasilkan buah, daun, batang, kayu, akar, dan biji yang dapat dimakan dan dimanfaatkan.
  • Pohon pun menjadi tempat tinggal dan mencari makan berbagai organisme mulai dariburungkupu-kupuulat bulu, bahkan organisme-organisme yang tidak kasat mata.
Dari sedikit manfaat itu saja bisa kita bayangkan berapa banyak orang perharinya yang mendapatkan manfaat dari sebatang pohon yang telah kita tanam. Seandainya dibuat hitungan kasar; Dalam sehari pohon tersebut dimanfaatkan oleh 2 orang untuk bernafas, 1 orang untuk minum, dan 1 orang untuk wudlu bukankah kita telah bersedekah kepada 4 orang. Padahal pohon mampu hidup puluhan hingga ratusan tahun. Semakin banyak yang memperoleh manfaat bukankah pahala yang kita terima akan semakin besar dan tiket masuk surga.
Menanam pohon investasi surga
Menanam pohon investasi surga
Menanam Pohon Sebagai Shodaqoh Jariyah. Menanam pohon dapat dianggap sebagai sedekah (shodaqoh) jariyah layaknya menyumbang pembangunan masjid, maupun mewakafkan tanah. Apalagi jika penanaman pohon itu memang dimaksudkan untuk kepentingan umum seperti menanam pohon di tepi jalan atau hutan (Perlu diingat hari lingkungan hidup 2011 ini mengambil tema “Hutan Penyangga Kehidupan”).
Shodaqoh jariyah mempunyai arti memberikan harta benda miliknya di jalan Allah yang mempunyai manfaat hingga jangka panjang. Apa harta benda yang kita berikan saat menanam pohon? Benih, tenaga, dan biaya menanam dan merawat pohon itu. Di jalan Allah?. Pohon menguragi pencemaran udara sehingga udara yang dihirup membuat orang mampu mencari nafkah. Air menjadikan orang dapat bersuci hingga bisa melaksanakan ibadah.
Padahal saya pernah mendengar sebuah hadits sahih yang berbunyi “ketika seorang anak adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yang pahala dari amal itu tetap mengalir walau dia telah meninggal dunia, yang pertama dalah shodaqoh jariah, yang kedua adalah ilmu yang bermanfaat, dan yang ketiga adalah anak yang sholih dan sholihah yang mau mendoakan kedua orang tuanya” (H.R Muslim).
Dari hadits Rasulullah tersebut mengandung arti bahwa ibadah seperti salat, puasa, haji dan lainnya akan terputus amalnya ketika orang tersebut meninggal karena begitu meninggal seseorang itu pastinya tidak akan bisa salat, puasa maupun haji. Namun ada tiga jenis ibadah yang dilakukan oleh seorang muslim, yang meski pun dia sudah wafat, pahala ibadah itu tetap saja terus mengalir kepadanya. Tiga ibadah itu adalah anak sholeh yang selalu mendoakannya, ilmu yang bermanfaat, dan shodaqoh jariyah.
Seperti halnya sobat membangun masjid di mana selama masjid itu masih digunakan untuk ibadah sobat memperoleh pahala atau dengan memyumbangkan kursi roda ke rumah sakit di mana setiap orang sakit menggunakannya sobat mendapat pahala, saat sobat menanam pohon pun sama. Setiap orang berteduh di bawahnya, menghirup oksigen yang dihasilkannya, meminum air yang disimpannya setiap itu pula (insa Allah) sobat memperoleh pahala.
Sungguh nikmat ketika kita telah meninggal namun point-point pahala kita terus bertambah lantaran sebatang pohon yang dengan ikhlas kita tanam dan rawat hingga tumbuh terus memberikan manfaat. Sebuah investasi tanpa henti untuk memperoleh tiket surga.
Referensi dan gambar:
  • generusmagetan.wordpress.com/2011/03/23/shodaqoh-jariyah-bagian-1/
  • Gambar: www.wahdah.or.id